Monday, February 16, 2015

Pengolahan Lahan Yang Sudah Ada Tanaman Kelapa Sawit

1:41 AM Posted by Penulis No comments

            Kelapa sawit dalam pengelolaanya juga memerlukan beberapa tahapan serta tekknik yang baik untuk menghasilkan tanaman kelapa sawit yang baik pula. Berawal dari lahan, benih tanaman, teknik penanaman, perawatan serta hasil panen.

PENYIAPAN LAHAN
            Untuk membuka areal perkebunan kelapa sawit yang baru, perlu dilakukan survei kelapangan terlebih dahulu untuk menyesuaikan apakah lahan layak untuk dibangun sebuah perkebunan kelapa sawit. Pelaksanaan pembibitan dan persiapan lahan boleh dilakukan secara terpisah. Namun, harus ada hubungan diantara keduanya. Artinya, bila pembibitan memerlukan waktu satu tahun maka persiapan areal perkebunan juga harus siap dalam satu tahun. Persiapan areal perkebunan meliputi pengolahan lahan yang sudah ada, pembukaan areal, pembuatan teras, pemancangan tanaman dan penamanan tanaman penutup tanah.

Pengolahan Lahan Yang Sudah Ada


            Lahan yang sudah ada sebaiknya sebelum diolah dilakukan pengukuran dan pemetaan areal. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah merintis dan mengukur poligon areal. Kemudian dibuat sebuah patok yang menjadi pedoman kerja untuk tahap pengukuran berikutnya, yaitu membuat rintisan patokan blok areal. Pengerjaan ini harus mengikuti arah utara – selatan, terutama jika topografi areal tersebut datar hingga bergelombang dengan kemiringan 0 =< 15º(0=<27%). Hal tersebut agar rintisan petakan blok yang dibuat dapat langsung digunakan sebagai penuntun arah pembuatan jalan blok. Akan tetapi pada areal yang mempunyai topografi gelombang hingga berbukit dengan kemiringan 15 – 20 º (27-36 %), pembuatan rintisan blok hanyalah sebagai penuntun penumbangan dan pembersihan areal secara mekanis saja. 
            Langkah selanjutnya adalah pembuatan jaringan jalan. Jalan adalah sarana transportasi utama pada perkebunan yang berperan untuk mengangkut bibit, pupuk, tenaga kerja dan produksi. Berbagai jenis jalan diantaranya
Jalan Utama : Jalan dibuat dengan arah utara – selatan, sejajar dengan jalan panen.
Jalan Koleksi : Jalan ini disebut juga jalan produksi yang dibuat dengan arah timur – barat, tagak lurus terhadap arah jalan utama. Jalan ini berfungsi sebagai sarana transportasi buah.
Jalan kontrol : Jalan ini berfungsi sebagai sarana pengontrol blok areal. Umumnya dibuat mengelilingi areal dan menjadi pembatas antara areal perkebunan dengan areal perkebunan luar.
Jalan Panen : Jalan ini terdapat diantara tanaman sawit.



Namun, pada areal perbukitan harus dibuat jalan dengan sistem kontur. Jalan kontur dibuat dengan melingkari bukit dengan sedikit mendaki dan menurun ( landai ).
Setelah pembuatan jalan selesai perlu dibuat parit. Parit sangat penting untuk daerah rendah atau daerah pasang surut karena sering mengalami penggenangan. Pembuatan parit di sisi badan jalan juga tidak terlepas dari pembuatan jembatan, terutama jalur parit yang akan dilalui kenderaan. 


Fauzi, yan., Widyastuti, Yustina E., Satyawibawa, Iman. (2012). Kelapa Sawit. Jakarta: Penebar Swadaya



0 comments:

Post a Comment